|   English
Informasi Terkini


Senin, 4 September 2017
PENERBANGAN FASE 1 (PEMBERANGKATAN) JAMAAH CALON HAJI BERLANGSUNG SUKSES
JAKARTA - Operasional penerbangan untuk pemberangkatan calon jamaah haji Indonesia pada periode 28 Juli - 30 Agustus 2017 telah berlangsung sukses. Tercatat kinerja ketepatan waktu (On Time Performance / OTP) pelaksanaan penerbangan pada Phase I (Pemberangkatan) tersebut mencapai 98,73 %.

Dari total OTP tersebut  kinerja maskapai Garuda Indonesia (Persero Tbk) adalah 99,6 % dan maskapai Saudi Arabian Airlines adalah 97,75 %.

Sedangkan jumlah total jamaah yang sudah diberangkatkan mencapai 193.142 jamaah dari 473 kloter.

"Hanya ada 6 atau cuma 1,27 persen yang terlambat di atas 30 menit. Terdiri dari 2 dikarenakan alasan teknis dan 4 alasan operasi. Ini sangat luar biasa karena mendekati 100 persen," ujar Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso.

Agus mengapresiasi sangat tinggi dan berterimakasih terhadap pihak-pihak yang berkepentingan dengan pelaksanaan operasional penerbangan pemberangkatan calon jamaah haji tersebut. Baik itu dari pihak maskapai penerbangan, pengelola bandara, pengelola navigasi penerbangan, para inspektur dari Ditjen Perhubungan Udara dan petugas Kementerian Agama serta pihak-pihak lain yang terkait.

Juga tak lupa kepada para jamaah haji dan masyarakat yang telah mendukung dan patuh melaksanakan aturan-aturan penerbangan sehingga penerbangan fase pertama ini bisa berjalan lancar.

Namun demikian Agus juga mengingatkan masih ada fase 2 yaitu pemulangan jamaah haji dari Arab Saudi ke Tanah Air. Fase pemulangan ini sama pentingnya dengan fase pemberangkatan sehingga juga harus dijaga sehingga tingkat keberhasilannya sangat tinggi. Fase pemulangan akan dimulai dari tanggal 6 September 2017 hingga tanggal 6 Oktober 2017

"Fase 2 (pemulangan) juga sangat penting. Untuk itu saya ingatkan kepada para pihak yang berkepentingan untuk tidak terlena dan terus menerus bekerja keras menjaga dan meningkatkan performa yang sudah sangat baik ini. Sehingga nanti secara keseluruhan penerbangan haji tahun ini bisa berlangsung sukses," lanjut Agus lagi.

Tolok ukur kesuksesan tersebut adalah dari sisi keselamatan, keamanan dan kenyamanan baik dari sisi operasional penerbangan maupun dari sisi jamaah yang dilayani.

Seperti misalnya keselamatan penumpang dan keamanan barang-barang bawaan jamaah, tingkat ketepatan waktu yang baik dan pelayanan yang maksimal kepada para jamaah. Terutama jamaah yang berkebutuhan khusus, usia lanjut dan yang mengalami sakit.

"Kesuksesan kita adalah jika para jamaah tersenyum bahagia dengan pelayanan yang kita siapkan dan dengan lega mengucapkan Labaikallahumma labaik labaikallaa syarikallaka labaik innal hamda wa ni'mata laka walmulk laa syarkalla  Untuk itu tiga hal tersebut (keselamatan, keamanan dan kenyamanan) tidak boleh terlupakan. Karena itu merupakan tugas mulia kita dalam melayani saudara-saudara kita yang beribadah dan menjadi tamu Allah SWT.  Ingatlah bahwa tugas yang kita jalani itu juga merupakan ibadah dan semoga mendapat pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT," pungkas Agus lagi.
(HUMAS)
Informasi Lain
Sabtu, 23 Juni 2018
ARUS BALIK JUANDA PALING RAMAI DAN TINGKAT KETEPATAN WAKTU TETAP TERJAGA
Surabaya - Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso memuji kesigapan stakeholder penerbangan di Surabaya karena dapat mempertahankan layanan yang ... selengkapnya
Jum'at, 22 Juni 2018
JAVA BALOON FESTIVAL PEKALONGAN 2018 APRESIASI PEMERINTAH TERHADAP KREATIFITAS MASYARAKAT
Pekalongan - Setelah Wonosobo dan Ponorogo, hari ini Jumat kembali diadakan festival balon udara yang ditambatkan di Pekalongan, Jawa Tengah. ... selengkapnya
Jum'at, 22 Juni 2018
PENGOPERASIAN TERMINAL BARU BANDARA AHMAD YANI SANGAT TEPAT UNTUK MENGAKOMODASI ARUS MUDIK DAN BALIK YANG MENINGKAT TINGGI DI SEMARANG
Semarang - Keputusan Pemerintah untuk mengoperasikan segera terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang sebelum Lebaran terbukti merupakan keputusan ... selengkapnya