|   English
Informasi Terkini


Sabtu, 24 Maret 2018
PENTINGNYA METEOROLOGI DALAM MENUNJANG KESELAMATAN PENERBANGAN DAN MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT
(Jakarta, 24/ 03/ 2018) Alam adalah salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam operasional penerbangan. Karena alam, terutama karena adanya angin,  sebuah pesawat bisa terbang. Namun demikian, karena alam juga sebuah penerbangan bisa terganggu, seperti misalnya hujan lebat, angin kencang atau letusan gunung.

Oleh karena begitu berpengaruh dan sangat pentingnya faktor alam bagi penerbangan, maka faktor alam ini perlu disikapi dengan cerdas dan bijaksana oleh semua stakeholder penerbangan. Salah satunya dengan mempelajari dan mengembangkan keilmuan tentang alam dan membentuk suatu badan khusus untuk menangani hal tersebut.

"Alam tidak bisa dilawan karena itu anugerah Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Yang bisa dilakukan oleh manusia adalah mengakrabi dan mempelajarinya sehingga bisa mendukung kegiatan sehari-hari manusia, termasuk penerbangan. Dalam penerbangan, kita mengenal adanya faktor meteorologi yang harus dimasukkan dalam pembuatan rencana penerbangan (flight plan)," ujar Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso terkait hari Meteorologi Internasional yang diperingati tiap tanggal 23 Maret.

Secara khusus, Agus mengucapkan selamat hari Meteorologi Dunia pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Agus juga berterimakasih pada BMKG Indonesia yang selalu mendukung keselamatan operasional penerbangan selama ini. Menurutnya selama ini BMKG  memberikan data-data alam seperti iklim dan cuaca, arah angin, curah hujan dan sebagainya yang sangat penting dalam membuat rencana penerbangan. Salah satu bentuk dukungan BMKG terhadap penerbangan adalah juga membuat stasiun pengamatan di bandara-bandara di tanah air. Dahulu BMKG ini berada dubawah Kementerian Perhubungan juga, belakangan krn perannya dituntut lebih detail dan pelayanannya lebih luas menjangkau tidak hanya transportasi namun juga pertanian maka badan ini oleh pemerintah dijadikam berdiri sendiri diluar kementerian perhubungan.

"Setiap penerbangan harus selalu memperhatikan faktor alam termasuk meteorologi ini, untuk itu kami menginstruksikan kepada seluruh Airline termasuk para pilot, Airnavigation dan Airport operator untuk selalu mematuhi segala aturan dan SOP manakali terjadi cuaca ekstrim dan harus mengutamakan tindakan keselamatan. Dan selama ini BMKG selalu bekerjasama dan memberikan data-data yang baik dan benar kepada kami. Untuk itu kami sebagai otoritas penerbangan nasional berterimakasih dan menyampaikan selamat hari Meteorologi Internasional. Semoga kerjasama yang sudah berjalan baik ini akan terjaga demi keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan," ujarnya lagi.

Menurut Agus, tema hari Meteorologi Dunia ke 68  tahun ini yang dicanangkan World Meteorological Organisation (WMO) yaitu Weather Ready Climate Smart, serta tema yang dicanangkan BMKG yaitu
Waspada Cuaca, Peduli Iklim untuk Masyarakat  Selamat dan Sejahtera, sangat cocok untuk mendukung sektor penerbangan. Karena penerbangan memang memerlukan cuaca yang bagus dan ramah sehingga  bisa berlangsung dengan selamat. Dan lancarnya transportasi udara dengan penerbangan bisa ikut meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. (HUMAS)
Informasi Lain
Kamis, 9 Agustus 2018
PELAYANAN PENERBANGAN DI MALANG DAN BANYUWANGI TETAP BEROPERASI NORMAL PASCA GEMPA MALANG
Jakarta - Pasca gempa bumi berkekuatan 5,2 SR pada Rabu (08/08) siang yang mengguncang Barat Daya Kabupaten Malang Bandara Malang dan Banyuwangi ... selengkapnya
Selasa, 7 Agustus 2018
CEGAH NARKOBA, DITJEN HUBUD SOSIALISASIKAN PERANG LAWAN NARKOBA PADA PERSONIL PENERBANGAN
Cengkareng - Dalam rangka pencegahan penyalahgunaan narkoba pada sektor penerbangan, Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. ... selengkapnya
Minggu, 5 Agustus 2018
PENERBANGAN DI BALI DAN NTB TETAP NORMAL PASCA GEMPA DI LOMBOK UTARA
Jakarta - Pasca gempa di Lombok Utara berkekuatan Mag 7.0 SR pada hari ini pukul 19:46:35 WITA, sektor penerbangan di Bali dan Nusa Tenggara Barat ... selengkapnya