|   English
Informasi Terkini


Jum'at, 30 Maret 2018
MASKAPAI MAKIN MINATI REKRUT PILOT AB INITIO, SATU TANDA BISNIS PENERBANGAN NASIONAL SEMAKIN BERKEMBANG
(Jakarta, 30/ 03/ 2018) Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso mengapresiasi positif  langkah Garuda Indonesia Group yaitu maskapai Garuda dan Citilink yang akan merekrut 132 pilot baru ab initio pada tahun 2018 ini. Perekrutan tersebut untuk memenuhi aspek keselamatan penerbangan, sejalan dengan pengembangan bisnis grup maskapai BUMN tersebut. "Pengembangan bisnis yang ditandai dengan bertambahnya pesawat yang dioperasikan harus dibarengi dengan pengembangan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia penerbangan termasuk pilot. Sehingga pilot tetap bisa bekerja optimal sesuai aturan keselamatan penerbangan baik dari annexes ICAO maupun CASR Indonesia. Saya mengapresiasi positif langkah Garuda grup ini yang telah melakukan antisipasi awal pengembangan bisnisnya dengan penambahan jumlah pilot baru dari ab initio," ujar Agus Santoso. Penambahan 132 pilot baru di mana Garuda akan menambah 72 pilot dan Citilink menambah 60 pilot, menurut Agus sangat signifikan untuk menggairahkan program pendidikan penerbang di tanah air. Agus mengharapkan langkah Garuda group ini diikuti oleh group maskapai nasional lainnya sehingga anak-anak muda Indonesia bersemangat untuk menempuh pendidikan pilot dan bisnis penerbangan juga semakin maju dan berkembang. Di sisi lain, Agus juga mengharapkan para pilot baru ab initio tersebut untuk meningkatkan kapasitas individu-nya sehingga mempunyai keahlian dan pengetahuan penerbangan yang baik sesuai dengan regulasi penerbangan baik dari annexes ICAO maupun CASR Indonesia. "Dengan pengetahuan dan keahlian yang baik, tentu akan bisa menarik minat para maskapai penerbangan untuk merekrutnya, baik itu maskapai nasional maupun internasional. Karena pilot merupakan ujung tombak dalam bisnis penerbangan, jadi pasti akan selalu dibutuhkan oleh maskapai," ujar Agus lagi. Menurutnya, pihaknya selaku regulator penerbangan juga tidak akan tinggal diam dan akan selalu memantau perkembangan pilot ab initio di Indonesia. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian para pilot ab initio tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan pada 24-25 Januari 2018 lalu juga telah menyelenggarakan Upgrading Training Aeronautical Knowledge bagi pilot ab initio.  Training tersebut meliputi penguatan tentang Airlaw; Flight Performance; Planning and Loading; Meteorology; Navigation; Operational Procedures; Aircraft General Knowledge; Human Performance; dan Principle of Flight. Pada tahun 2018 ini, Ditjen Hubud juga telah merekrut 34 pilot ab initio yang akan disebar sebagai inspector di 10 kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) di seluruh Indonesia. Selain itu juga ada sekitar 30 pilot ab initio yang direkrut yang ditempatkan di balai-balai Penerbangan, staff Ditjen Hubud dan lainnya. Sebelumnya, selama 3 tahun kebelakang, Ditjen Hubud juga telah merekrut 56 pilot ab initio. Dengan demikian tidak ada lagi issue bahwa banyak lulusan pilot yang menganggur. Warisan oversupply pilot ab initio telah bisa diurai langkah demi langkah (HUMAS)
Informasi Lain
Kamis, 9 Agustus 2018
PELAYANAN PENERBANGAN DI MALANG DAN BANYUWANGI TETAP BEROPERASI NORMAL PASCA GEMPA MALANG
Jakarta - Pasca gempa bumi berkekuatan 5,2 SR pada Rabu (08/08) siang yang mengguncang Barat Daya Kabupaten Malang Bandara Malang dan Banyuwangi ... selengkapnya
Selasa, 7 Agustus 2018
CEGAH NARKOBA, DITJEN HUBUD SOSIALISASIKAN PERANG LAWAN NARKOBA PADA PERSONIL PENERBANGAN
Cengkareng - Dalam rangka pencegahan penyalahgunaan narkoba pada sektor penerbangan, Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. ... selengkapnya
Minggu, 5 Agustus 2018
PENERBANGAN DI BALI DAN NTB TETAP NORMAL PASCA GEMPA DI LOMBOK UTARA
Jakarta - Pasca gempa di Lombok Utara berkekuatan Mag 7.0 SR pada hari ini pukul 19:46:35 WITA, sektor penerbangan di Bali dan Nusa Tenggara Barat ... selengkapnya