Informasi Terkini


Sabtu, 27 Juli 2019
JAMIN KEAMANAN PENERBANGAN, BANDARA RADIN INTEN II LAMPUNG MENGGELAR SOSIALISASI KEAMANAN PENERBANGAN`
Jakarta - Unit Penyelenggara Bandar Udara  (UPBU) Radin Inten II Lampung menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi  Tentang Keamanan , Keselamatan Penerbangan Penanganan awal dugaan Tindak Pidana Penerbangan sipil yang bertempat di Novotel Bandar Lampung, Kamis (25/07).

Sosialiasi ini diikuti sebanyak 78 peserta dari stakeholder penerbangan di wilayah Bandar Udara Radin Inten II  Lampung. Penyelenggaraan sosialiasi  dibuka oleh Kepala Bandar Udara Radin Inten II Lampung, Asep Kosasi Samapta, turut hadir dalam kegiatan Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Pol Ery Nursatari, Kepala Kantor Otoritas Wilayah I Kkelas Utama,Herson, serta Kasubdit PPNS Direktorat Keamanan Penerbangan Rudi Ricardo  sebagai narasumber pada kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan itu, UPBU Bandar Udara Radin Inten II Lampung mengajak para stakeholder penerbangan berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik di bidang kemanan dan keselamatan penerbangan kepada masyarakat pengguna transportasi udara .

“Tujuan dari terselenggaranya kegiatan ini adalah meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan dan meningkatkan pengetahuan dan mengedukasi tentang keselamatan dan keamanan penerbangan,” kata Kepala UPBU Radin Inten II, Asep Kosasi saat membuka acara.

Asep berharap, sosialiasi tentang pentingnya keamanan penerbangan dapat didukung penuh oleh  Pemda, Bea dan Cukai, maskapai penerbangan, maskapai dan masyarakat sebagai calon pengguna jasa angkutan udara.  “

Dapat berperan aktif berkolaborasi dan berkoordinasi untuk menjaga keamanan operasional penerbangan dengan tetap memperhitungkan keseimbangan terhadap aspek pelayanan kepada pengguna jasa angkutan udara.


Di tempat yang sama, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama, Herson, menjelaskan, aspek kemanan penerbangan  merupakan salah satu unsur yang wajib dipenuhi oleh setiap bandara dan menjadi tanggung jawab setiap pelaku dan pengguna jasa pelayanan penerbangan sesuai PM 80 Tahun 2017 Tentang Kemananan Penerbangan Nasioanal untuk mewujudkan prioritas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam mewujudkan 3S+1C yaitu Safety, Security, Service, Compliance.

“Sesuai PM 80 Tahun 2017 Tentang Kemananan Penerbangan Nasioanal pembagian tanggung jawab penerbangan Kepala Kantor Otoritas Bandara mempunyai tugas dan tanggung jawab menjamin terlaksana dan terpenuhinya ketentuan keamanan serta menyelesaikan masalah-masalah yang dapat mengganggu operasional penerbangan di wilayah kerjanya,” tutup dia.
Informasi Lain
Rabu, 13 Nopember 2019
DITJEN HUBUD TINGKATKAN PENGAWASAN UNTUK MENJAMIN KEAMANAN BANDAR UDARA PASCA KEJADIAN BOM DI MEDAN
Jakarta – Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan udara, meningkatkan pengawasan bandar udara di seluruh Indonesia. ... selengkapnya
Selasa, 12 Nopember 2019
BANDAR UDARA APT PRANOTO AKAN DITUTUP SEMENTARA, BERKENAAN DENGAN PEKERJAAN PENINGKATAN FASILITAS
Jakarta - Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto direncanakan akan dilakukan penutupan mulai tanggal 20 November hingga 15 Desember 2019. ... selengkapnya
Sabtu, 9 Nopember 2019
KEMENHUB MONITOR TERPENUHINYA UNSUR 3S dan 1C OLEH SRIWIJAYA AIR
Jakarta – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memonitor dan memastikan bahwa terpenuhinya aspek 3S+1C ( ... selengkapnya