|   English
Informasi Terkini


Kamis, 10 Mei 2018
KOBU IX MANOKWARI LAKSANAKAN BIMTEK UPDATING AIP DAN LOCA AIS UNTUK TINGKATKAN LAYANAN NAVIGASI DAN KESELAMATAN PENERBANGAN DI PAPUA BARAT
Sorong - Data dan informasi serta publikasi terkait penerbangan (Aeronautical) sangat diperlukan untuk operasional penerbangan. Data dan informasi yang dipublikasikan dalam buku Aeronautical Information Publication (AIP) juga memegang peranan penting dalam pelayanan navigasi penerbangan.  Keakuratan data dan informasi yang terdapat pada publikasi tersebut akan membantu proses penerbangan dengan tingkat keselamatan yang tinggi. Dan sebaliknya, ketidakakuratan data dan informasi penerbangan bisa menyebabkan kecelakaan penerbangan.

Untuk membuat publikasi terkait informasi aeronautika dengan data yang valid, sahih dan uptodate memang tidak mudah. Ada banyak tahap-tahap yang harus dilalui dan dimengerti oleh personil yang membuat dan menyetujui serta mempublikasikannya.  

Dengan  latar belakang tersebut, Kantor Otoritas Bandar Udara (KOBU) Wilayah IX Manokwari melaksanakan acara bimbingan teknis updating Aeronautical Information Publication (AIP) dan penyusunan letter of coordination agreement (LOCA) Aeronautical Information Services (AIS) untuk kluster Sorong. Acara yang diadakan di Sorong tanggal 2-3 Mei lalu tersebut dibuka oleh Kepala KOBU Wil IX Manokwari Djunikar L. Pakondo dan diikuti oleh perwakilan dari AirNav, PT Angkasa Pura 1 perwakilan Bandara Frans Kaisiepo Biak dan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) di wilayah kerja KOBU Wil IX.

Menurut Djunikar, kegiatan ini berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan  no. PM 41 tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja KOBU dalam melaksanakan pengendalian dan pengawasan kegiatan penerbangan. Serta no PM 60 tahun 2015 tentang Peraturan keselamatan penerbangan sipil 175 (CASR 175) tentang pelayanan informasi aeronautika (AIS).

“Data-data aeronautika ini sangat penting dalam menunjang keselamatan penerbangan. Namun dalam pengawasan dan monitoring sering ditemukan oleh Inspektur penerbangan KOBU di mana data yang terpublikasi dalam AIP tidak sama dengan kenyataan fasilitas yang ada di tiap-tiap bandar udara. Maka perlu kiranya kita memberikan informasi yang benar kepada seluruh operator penerbangan dan stakeholder agar proses updating AIP dan implementasi klastering PIA dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Djunikar melanjutkan bahwa sesuai Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara (SE) No. 9  Tanggal 11 April 2016 yang direvisi menjadi Instruksi Dirjen No 1 Tahun 2018, penyelenggaraan pelayanan informasi aeronautika harus menjamin ketersediaan data aeronautika dan informasi aeronautika yang mencakup seluruh wilayah teritori Indonesia dan juga wilayah-wilayah di atas laut lepas di mana Indonesia bertanggung jawab atas penyediaan pelayanan lalu lintas penerbangan.

Yang bertanggung jawab menjaga kecukupan, keakuratan, keterkinian dan tepat waktu data dan informasi aeronautika adalah Direktur Keamanan Penerbangan; Direktur Bandar Udara; Direktur Navigasi Penerbangan; Kepala Bagian Perencanaan; Para Kepala Kantor Otoritas   Bandar Udara (KOBU); Para Penyelenggara Bandar Udara/Heliport/Waterbase; dan Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan.

Djunikar berharap dengan selesainya acara Bimtek  updating AIP dan penyusuan LOCA AIS klaster Sorong ini diharapkan para peserta dapat melanjutkan penyusunan LOCA unit PIA klaster Sorong dengan seluruh penyelenggara bandar udara dan penyelenggara navigasi penerbangan di wilayah KOBU Wil IX Manokwari.

Sebagai pengetahuan, Buku AIP adalah buku yang dipublikasikan oleh atau dibawah kewenangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berisi informasi aktual yang diperlukan bagi navigasi penerbangan. Buku AIP Indonesia ini memuat informasi tentang regulasi / peraturan, fasilitas, prosedur, pelayanan di bandar udara dan ruang udara Indonesia. Buku AIP diterbitkan untuk memenuhi persyaratan Internasional dalam pertukaran informasi aeronautika yang diperlukan bagi navigasi penerbangan dalam bentuk dan format tertentu guna memudahkan dalam penggunaannya.

Buku AIP Indonesia diterbitkan dalam bentuk  paket publikasi informasi aeronautika  (PKPS 175.015)

Cakupan data dan Informasi yang diterbitkan dalam buku aeronautical information publication (AIP) adalah  Aerodromes, airspace, NavAids & Fixes, routes, procedures, organization and services.

Buku AIP Indonesia terbagi atas  Vol 1 General And  En-Route, Vol 2 Ad International, Vol 3 Ad Domestic, Vol 4 Ad For Light Acft dan Vol 5 Heliport. (HUMAS)
Informasi Lain
Sabtu, 19 Mei 2018
PENERBANGAN INDONESIA TERIMA -COUNCIL PRESIDENT CERITIFICATE- DARI PRESIDEN DEWAN ICAO ATAS KEMAJUAN DI BIDANG KESELAMATAN PENERBANGAN INDONESIA
Ottawa - Direktur Jenderal Perhubungan Udara RI, Dr. Agus Santoso, menerima anugerah "Council President Certificate (CPC)" yang diserahkan ... selengkapnya
Rabu, 16 Mei 2018
DIRJEN PHB UDARA - TANGKAL CYBER ATTACK DI PENERBANGAN DENGAN AVIATION CYBER SECURITY
Jakarta - Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dengan menggunakan internet (siber) pada saat ini sudah merupakan suatu keharusan digunakan ... selengkapnya
Senin, 14 Mei 2018
SEBAIKNYA HINDARI BELI TIKET PESAWAT UNTUK PENERBANGAN DI PUNCAK MUDIK DAN BALIK LEBARAN 2018
Jakarta - Menanggapi penetapan tambahan cuti libur lebaran menjadi 7 hari oleh Pemerintah yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan ... selengkapnya